MERDEKA BELAJAR MEMUNCULKAN PENDIDIK YANG BERKUALITAS

Oleh : Putu Diah Puspayanti dan Ni Made Mira Darmayanti, Mahasiswa Semester 1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pendidikan Ganesha

Salah satu program unggulan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Nadiem Makarim adalah Merdeka Belajar, yang bertujuan untuk mengembangkan pengalaman belajar yang menarik. Tujuan pendidikan adalah agar guru dan siswa mempunyai kepribadian yang menawan. Untuk membuat desain yang menarik, siswa harus memperhatikan proses berpikir kritis dalam pendidikan yang bertujuan untuk membekali peserta didik untuk memiliki kemampuan menafsirkan kompetensi tentang Merdeka Belajar mencakup transformasi sistem pendidikan nasional. Peserta didik dapat memahami dirinya sebagai pembelajar pekerja keras yang mengikuti rutinitas dan mengenali atau memahami perubahan yang telah terjadi (memiliki hari-hari yang sesuai). Setiap hari berlalu, sistem pendidikan juga akan terpengaruh oleh orang-orang yang pertama kali masuk kelas dan menjadi orang luar. Pendidikan akan lebih menarik jika siswa dapat lebih sering berkomunikasi dengan guru.

Guru merupakan seorang pendidik dimana mengetahui pandangan utama dalam pendidikan mengenai hal sebagai pendidik. Guru yang profesional mampu mencetak generasi muda menjadi orang dewasa yang cakap dengan prinsip moral yang sehat. Untuk menjadi pendidik yang baik, calon pendidik juga harus memiliki karakter yang baik. Keahlian Guru sangat penting bagi siswa karena mereka mempunyai otot yang sangat kuat. Ketika mengajar, mendorong dan memotivasi siswa untuk menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab, pandai serta bermoral. Karakteristik merupakan sifat baik yang harus dimiliki oleh seorang guru demi menghasilkan generasi yang berakhlak. Metode pengajaran profesional adalah cara pendekatan seorang pendidik dalam menjelaskan atau mendidik siswa dengan cara menggunakan metode pengajaran yang efektif sehingga dapat menumbuhkan rasa percaya diri agar peserta didik menjadi lebih mahir dalam belajar dan lebih mudah memahami apa yang ada itu dijelaskan.

Sebagai seorang pendidik yang memiliki keyakinan teguh dalam membesarkan siswa di sekolah, guru harus memilikinya kompetensi yang lebih besar. Ini sangat menyedihkan penting untuk memiliki keterampilan mengajar yang kompeten untuk memastikan bahwa itu memberikan umpan balik positif kepada peserta didik. Menggunakan keahliannya, guru harus mempunyai rasa kesadaran diri dan kemampuan untuk dapat menyediakan pendidikan yang efektif dan efisien dikelompok. Guru perlu memiliki kearifan untuk menjadi contoh kedepannya untuk siswanya. Dalam kegiatan belajar-mengajar, guru mempunyai peranan yang sangat penting dalam memastikan bahwa ilmu yang diajarkan dapat dipertahankan oleh siswa yang ada. Mereka tidak hanya bekerja untuk menyebarkan pengetahuan, tetapi banyak guru juga terlibat di dalamnya proses pendidikan. Adapun beberapa peran guru yaitu :

  1. Guru sebagai Pendidik: Guru berperan sebagai guru, pembimbing, pembimbing, dan pengecekan jati diri bagi peserta didiknya, hal itu terjadi seorang guru perlu memiliki standar dan kualifikasi yang diperlukan terpenuhi. Sebagai seorang guru, sangatlah penting untuk memiliki pikiran terbuka,mandiri, wibawa, serta kedisiplinan yang dapat dijadikan sebagai pengaman bagi didik
  2. Guru Sebagai Pembimbing: Pemandu dapat dianggap sebagai bantuan dalam perjalanan. Itu berdasarkan Pemahaman dan implementasi berkewajiban menuju kelancaran perjalanan ini. Dalam hal ini pernyataan Bepergian bukan hanya tentang melakukan perubahan fisik.Namun, ada juga mental, emosional, lebih banyak kreativitas, moralitas, dan spiritualitas baik secara komprehensif maupun mendalam.
  3. Guru Sebagai Motivator: Sebagai motivator, guru hendaknya dapat mendorong peserta didik agar bergairah dan aktif mempelajari. Dalam pencarian keanggotaan motivasi, guru dapat menganalisis motif motivasi yang menyebabkan siswa goyah. Pesera Didik malas menurun dan belajar disampaikan di sekolah.
  4. Guru Sebagai Penasehat: Guru sebagai penasehat meski seorang guru tidak memiliki pelatihan khusus untuk menjadi penasehat, namun ia tetap berupaya keras membantu generasi muda dan masyarakat umum. Agar guru dapat memahami pembelajaran sebagaimana yang dimaksud penasehat dan juga mereka yang memiliki kearifan lebih besar sudah menjadi tua.Guru mendapatkan informasi tentang psikologi prenatal.
  5. Guru Sebagai Sumber Belajar: Peran guru sebagai sumber belajar kemungkinan besar akan erat kaitannya dengan kemampuan guru dalam menyesuaikan bahan ajar yang ada. Sampai saat ini ketika siswa mengajukan pertanyaan, guru dapat menanggapinya dengan sabar dan pengertian.

Pada Kurikulum Merdeka Belajar ini masih terdapat problematika guru untuk melaksanakan pembelajaran di sekolah. Problematika yang dihadapi guru mulai dari menganalisis dari Capaian Pembelajaran (CP) untuk menjadi sebuah Tujuan Pembelajaran (TP), Menyusun sebuah Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) agar dapat berbentuk modul ajar, guru juga masih kesulitan untuk memberikan strategi dan metode yang bervariasi dengan masih minimnya guru yang mahir dalam menggunakan teknologi untuk pembelajaran.

Namun, dari problematika yang dihadapi oleh guru dalam pembelajaran pada kurikulum merdeka ini guru selalu melakukan yang terbaik dalam proses pembelajaran. Upaya guru untuk mengatasi problematika terhadap penerapan kurikulum merdeka belajar pada siswa seperti guru mengikuti pelatihan pada ilmplementasi kurikulum merdeka belajar untuk meningkatkan kualitas dari guru, dan pada penilaian pembelajaran guru mencari lebih banyak tentang informasi dan referensi berkaitan dengan asesmen pembelajaran dan tetap mengikuti pelatihan.

Dalam kegiatan belajar mengajar, seorang guru memiliki peran yang sangat amat penting untuk membuat ilmu-ilmu yang diajarkan dapat diterima oleh siswa-siswa yang ada. Tak hanya berperan untuk mengajarkan ilmu-ilmu saja, banyak sekali peran guru dalam proses pembelajaran seperti membentuk karakter siswa agar siswa menjadi kreatif, dapat berpikir kritis, mandiri, dan dalam psikologi sosial siswa. Guru memainkan peran penting dalam membentuk masa depan individu dan masyarakat, dan melalui pengetahuan, keterampilan, dan semangat mereka, mereka memberdayakan siswa untuk belajar, tumbuh, dan sukses. Mereka berperan sebagai panutan dan mentor, menanamkan nilai-nilai, menginspirasi kreativitas, dan menumbuhkan kecintaan belajar.

Adapun saat hari guru peserta didik merayakan hari guru yang menyoroti pentingnya pendidikan dan dampak besar yang dimiliki guru terhadap kehidupan siswanya, merayakan perayaan saat hari guru ini juga bertujuan untuk menghargai kerja keras, dedikasi, dan pengorbanan yang dilakukan oleh para guru, dan untuk mengakui kontribusi mereka dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi individu dan masyarakat secara keseluruhan. Pada hari Guru juga mengajarkan siswa untuk berterima kasih kepada seorang guru untuk semua pendidikan tidak hanya berbentuk ilmu pengetahuan tetapi pembelajaran sosial seperti keberagaman budaya, pengetahuan, pengalaman, metode pembelajaran, dan latar belakang pada setiap guru atau siswa yang ada di sekolah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *