Pengaruh Teknologi Dalam Krisis Identitas Nasional Bagi Generasi Muda

Oleh : Luh Tia Agustini, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pendidikan Ganesha

Di zaman era 4.0 saat ini kecanggihan teknologi tidak perlu diragukan lagi, teknologi yang berkembang pesat memiliki banyak dampak, baik dampak positif maupun dampak negative. Dampak positif yang sudah kita rasakan yakni mudahnya mengakses suatu informasi melalui jejaring online, memudahkan akses berkomunikasi, memberikan peluang bisnis baru melalui online. Adapun dampak negative dari kecanggihan teknologi saat ini menumbuhkan rasa individualisme, sikap anti sosial, kejahatan siber, mudahnya terjadi penipuan dan perjudian online yang merugikan bangsa Indonesia

Namun seperti yang kita lihat saat ini Identitas Nasional Bangsa Indonesia sedang memasuki masa krisis terutama bagi kalangan generasi muda. Identitas Nasional merupakan kepribadian nasional atau jati diri nasional yang dimiliki suatu bangsa yang membedakan bangsa satu dengan bangsa lainnya. Identitas nasioal mengacu pada kebudayaan, adat istiadat, Bahasa, lagu kebangsaan, lambang negara, semboyan negara yang menjadi karakter khas suatu negara. Dengan adanya Identitas Nasional dapat mempersatukan bangsa Indonesia, seperti yang kita kenal Indonesia

Banyak generasi muda yang mulai mengabaikan Identitas Nasional seperti adat-adat yang semestinya dilestarikan mulai dilupakan. Seperti yang sudah kita lihat banyak generasi muda yang menggunakan Bahasa Jaksel, dimana Bahasa Jaksel merupakan gabungan antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Salah satu fenomena yang sangat memprihatinkan yang dimana harusnya sebagai penerus bangsa kita melestarikan Bahasa Persatuan kita yakni Bahasa Indonesia.

Dengan melihat fenomena tersebut membuktikan bahwa teknologi sangat berpengaruh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, teknologi yang sangat canggih sangat mudah memberi akses masuk terhadap budaya-budaya luar yang harusnya kita saring terlebih dahulu. Sebagai generasi penerus bangsa kita harus mempertahankan identitas nasional di era digitalisasi seperti saat ini dengan cara mengembangkan rasa nasionalisme, menumbuhkan rasa cinta tanah air dengan bangga menggunakan produk dalam negeri, selalui melestarikan budaya dengan cara memperkenalkan budaya bangsa Indonesia ke berbagai media sosial seperti tarian masing-masing daerah, adat istiadat, makanan tradisional dan masih banyak lainnya.

Dalam usaha mempertahankan Identitas Nasional kita akan bertemu banyak hambatan seperti memudarnya sikap dan rasa gotong royong, memudarnya rasa nasionalisme, memudarnya sikap sopan santun namun hambatan tersebut tidak menjadi halangan untuk kita tetap mempertahankan Identitas Nasional.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *